Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/01/2023, 11:36 WIB

KOMPAS.com - Universitas Muhammadiyah Jakarta resmikan lembaga survei "Leader of Indonesia" pada Rabu, 25 Januari 2023 dalam diskusi ilmiah “Demokrasi Casing: Kulitnya Demokrasi, Isinya Oligarki,” di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMJ, Jakarta.

Leader of Indonesia merupakan lembaga survei di bawah naungan UMJ yang membuka layanan survei bidang politik, kebijakan publik, serta ekonomi dan bisnis. Visi LI adalah untuk menjadi lembaga survei rujukan masyarakat Indonesia.

Melalui rilis resmi (26/1/2023), Usman Abdhali Watik, Direktur Eksekutif Leader of Indonesia mengatakan, salah satu yang mendorong berdirinya LI adalah masyarakat Indonesia yang kerap kali memvalidasi opini yang cenderung bersifat populer atau viral.

“Maka dalam rangka merawat dan memperkuat demokrasi, UMJ turut serta ingin berkontribusi pada negeri ini agar demokrasi kita semakin sehat," tegas Usman.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran lembaga survei Leader of Indonesia ini turut berkontribusi untuk memperkuat, mematangkan partai politik dan demokrasi seutuhnya,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMJ Ma’mun Murod setelah meresmikan LI menjelaskan, independensi lembaga survei menjadi persoalan tersendiri sebab tidak jarang keberadaan lembaga survei untuk melegitimasi pihak yang membiayai survei.

Ma’mun juga menegaskan, alasan utama yang mendorong UMJ mendirikan LI adalah jaringan PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah) yang cukup luas dengan 171 perguruan tinggi.

"Selain itu perguruan tinggi juga dituntut untuk melakukan aksi-aksi kemasyarakatan yang berkaitan dengan politik. Melalui LI, perguruan tinggi dapat bekerjasama dan bergabung untuk melakukan riset nasional," ujar Rektor UMJ.

Baca juga: Hasil Survei: Ini 10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali Lulusannya

Hadir sebagai pembicara utama dalam diskusi ilmiah Prof. Din Syamsuddin (Cendekiawan Muslim dan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015), Mulyadi (Pakar Politik UI), Arsul Sani (Waketum DPP PPP), Eddy Soeparno (Sekjen DPP PAN), Hasto Kristiyanto (Sekjen DPP PDIP), dan Willy Aditya (Ketua DPP Partai Nasdem).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+