Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
drh. Aniq Syihabuddin
Dokter hewan

Dokter hewan, berpraktik di Klinik Satwakita, Yogyakarta. Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Daerah Istimewa Istimewa Yogyakarta periode 2019-2023.

Kucing Jantan Mudah Bosan dengan Makanannya, Harus Bagaimana?

Kompas.com - 12/02/2022, 09:04 WIB
Tanya Dokter Hewan

Jangan tebak-tebak kondisi anabul

Konsultasikan soal hewan peliharaan lewat ahlinya di Kompas.com

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pembaca Kompas.com bernama Rahma, memiliki seekor kucing jantan berusia dua tahun. Kucing peliharaannya cenderung mudah bosan dengan makanan yang diberikan.

Berikut pertanyaan mengenai pola pemberian makan pada kucing yang kerap merasa bosan kepada rubrik Tanya Dokter Hewan di Kompas.com.

Baca juga: Amankah Gonta-ganti Makanan Kucing?

Halo dokter,

Saya punya kucing jantan, umurnya dua tahun. Kucing saya ini suka bosan dengan makanan kucing yang biasa saya berikan.

Kalau sudah kelihatan bosan, dia bakal ogah-ogahan makan, dan akhirnya tidak menyentuh makanannya sama sekali.

Nah, bagaimana caranya supaya kucing saya ini tidak cepat bosan dengan makanannya? Apakah boleh saya ganti-ganti makanannya, antara merek satu dengan merek yang lain?

Mohon penjelasannya ya dok. Terima kasih.

Baca juga: Jangan Asal, Ini Tips Memilih Makanan Kucing yang Tepat

Pertanyaan tersebut dijawab oleh drh. Aniq Syihabuddin, dokter hewan yang berpraktik di Yogyakarta dan Ketua Persatuan Dokter Hewan cabang Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut penjelasannya.

Kucing jantan upayakan mendapat makanan yang berkualitas baik supaya terhindar dari berbagai gangguan, termasuk gangguan pencernaan dan perkencingan yang sering menyerang kucing jantan.

Mengganti pakan terlalu sering bisa berdampak pada risiko kemungkinan alergi yang meningkat.

Pilihlah pakan yang sesuai kebutuhan kucing Anda dengan memperhatikan bahan baku yang cocok dan tidak menimbulkan masalah alergi dan sensitivitas pencernaan kucing.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+