Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
drh. Elfan Darmawan
Dokter Hewan

Dokter hewan berpraktik di Bekasi, pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat V. 

Anak Kucing Tidak Mau Makan dan Lidahnya Pucat, Perhatikan Kondisi Ini

Kompas.com - 15/07/2022, 17:16 WIB
Tanya Dokter Hewan

Jangan tebak-tebak kondisi anabul

Konsultasikan soal hewan peliharaan lewat ahlinya di Kompas.com

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesehatan anak kucing sangat penting untuk diperhatikan karena kondisinya rentan terkena penyakit. Salah satunya adalah cacingan pada anak kucing.

Salah seorang follower akun Instagram @my.kindoflife yang merupakan bagian dari Kompas.com bernama @putriii.asdf memelihara anak kucing berusia sekitar satu bulan. Akhir-akhir ini anak kucing peliharaannya tersebut tidak mau makan dan kondisinya lemas.

Ia menanyakan kondisi anak kucingnya tersebut kepada rubrik Tanya Dokter Hewan Kompas.com. Berikut pertanyaannya.

Baca juga: Apa Perbedaan Makanan Anak Kucing dan Kucing Dewasa?

Ilustrasi anak kucing minum susu. SHUTTERSTOCK/GLOVATSKIY Ilustrasi anak kucing minum susu.

"Dok mau tanya, saya ada anak kucing yang masih usia 1 bulan lebih tapi sudah bisa makan. Kemarin-kemarin lahap makannya juga masih menyusu ke induknya, namun akhir-akhir tidak mau makan, badannya lemas sekali, lidahnya pucat, saya bingung harus gimana dok. Huhuhu :((("

Pertanyaan dari Putri tersebut dijawab oleh drh Elfan Darmawan. Drh. Elfan merupakan dokter hewan yang berpraktik mandiri di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Selain itu, drh. Elfan juga merupakan pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat V.

Menurut beliau, kondisi yang dialami anak kucing milik Putri tersebut bisa jadi dan sering merupakan gejala cacingan.

Baca juga: Bolehkah Anak Kucing Makan Makanan Kucing Dewasa?

Sebaiknya, jika kondisi anak kucing seperti itu, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksakan dan diberikan tindakan yang sesuai.

Berikut penjelasan drh. Elfan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+