Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/12/2021, 10:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mal di Kanada kembali menampilkan pohon Natal raksasa berwajah manusia setelah absen dalam 15 tahun terakhir.

Pohon bernama Woody the Talking Christmas Tree telah tiba membawa membangkitkan rasa nostalgia bagi penduduk Nova Scotia dan membuat semua orang merinding.

Setelah dipasang di depan umum pada akhir November lalu, pohon ini menjadi perbincangan di media sosial karena kesan seram.

Woody adalah salah satu aksesoris natal tahunan yang dihadirkan oleh Mic Mac Mall pada periode tahun 80-an dan 90-an.

Baca juga: Ide Dekorasi Natal yang Abadi Sepanjang Masa

Namun, pohon ini kemudian dipensiunkan pada tahun 2006 oleh pemilik pusat perbelanjaan saat itu, karena pihak manajemen ingin memhadirkan tema dekorasi natal yang baru.

Manajer umum Mic Mac Mall Tamitha Oakley mengatakan, Woody merupakan karakter yang sangat digemari pengunjung mal

“Woody, The Talking Christmas Tree merupakan karakter yang disukai di mal. Pada tahun, Woody sempat pensiun karena membutuhkan perbaikan dan upgrade. Namun tetap menjadi karakter yang dicintai di oleh masyarakat lokal," ujar Tamitha.

Setelah Mic Mall Mall beralih kepemilikan, pihak manajeman memiliki target prioritas untuk membawa kembali Woody dalam dekorasi natal mal.

“Setelah beberapa tahun yang sulit karena Covid-19, manajemen mall ingin membawa pencerahan di masa-masa gelap, memberikan keceriaan kepada anak-anak," jelas Tamitha.

Meski merupakan pohon natal ikonik, namun banyak yang beranggapan wajah Woody justru seram dan menakutkan. Namun bagi Tamitha beranggapan sebaliknya.

“Banyak orang yang mengolok-olok pohon ini. Namun itu bukanlah masalah besar karena kami hanya ingin membawa keceriaan bagi anak-anak di tahun ini,” tandas Tamitha.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+