Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/03/2022, 11:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Sirkuit Internasional Bintan, Kepulauan Riau resmi dimulai pembangunannya untuk menyambut gelaran internasional Formula 1 (F1).

Peletakan batu pertama pun telah dilakukan oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) pada Kamis (17/3/2022).

Pengerjaan Sirkuit ini rencananya akan selesai dalam dua tahun atau pada 2024 mendatang dengan pendanaan dari investasi senilai Rp 1,2 triliun.

Pengelolaan sirkuit ini akan dilakukan oleh PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) selaku anak perusahaaan Gallant Venture Pte Ltd, yang juga mengelola Kawasan Wisata Bintan Resorts

Baca juga: Bila Sirkuit Bintan Rampung, Ajang F1 Bisa Ditonton dari Kapal Pesiar

Menariknya, pengerjaan sirkuit F1 ini akan melibatkan konsultan arsitek ternama asal Inggris yakni Populous.

Populous sendiri merupakan firma arsitek papan atas yang hingga saat ini telah mengerjakan lebih dari 3.000 proyek desain.

Telah bekerja di 34 negara, Populous tak hanya mendesain arsitektur gedung saja, namun juga menangani desain interior, penataan lanskap hingga desain produk.

Ini bukan pertama kalinya Populous menangani proyek pembangunan sirkut F1. Sebelumnya mereka juga pernah mengerjakan beberapa sirkuit internasional seperti Sirkuit Silverstone di Silverstone, Inggris dan Sirkuit Velociudad di Zarate, Argentina.

Baca juga: Punya Panorama Indah, Berikut Tiga Calon Lokasi Sirkuit Internasional Bintan

Sirkuit Silverstone sendiri merupakan proyek renovasi Populous yang sukses. Setelah gagal menjadi tuan rumah untuk Grand Prix F1 tahun 2008, pengelola sirkuit Silverstone ingin meningkatkan kualitas trek dan fasilitas mereka.

Populous kemudian mengadakan beberapa renovasi termasuk membanguun pit dan paddock sepanjang 360 meter.

Pada area sirkuit, dipasang perangkat lunak perintis milik Populous, yang memungkinkan simulasi berbagai kondisi di sirkuit dan pengujian run-off.

Setelah proses konstruksi selesai pada tahun 2011, Silverstone kembali tuan rumah MotoGP serta F1 dan tak pernah absen hingga sekarang.

Selain sirkuit, banyak proyek lainnya yang juga sukses dikerjakan oleh Populous. Sebut saja, renovasi Stadion Wembley, pembangunan Nanjing Sports Park, hingga ICC Sydney.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+