Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/07/2022, 19:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tandon air merupakan salah satu wadah penampung air yang biasanya terbuat dari material plastik, fiberglass atau baja.

Dari ketiga material tersebut, tandon berbahan plastik merupakan produk yang paling populer karena mudah dipasang dan dirawat dengan biaya rendah.

Namun, ada beberapa masalah yang mungkin terjadi pada tangki air plastik termasuk risiko keretakan yang bisa menimbulkan kebocoran.

Baca juga: Seberapa Sering Anda Harus Membersihkan Tandon Air?

Bila tandon air plastik di rumah Anda bocor, maka langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memanaskan celah tempat terjadinya kebocoran.

Memanaskan tandon air plastik terbukti bisa membantu menutup retakan serata membantu mencegah kebocoran di masa mendatang.

Untuk memanaskan tangki air, Anda harus menggunakan bantuan obor propana atau heat gun yang sering digunakan untuk menutup retakan pada beton.

Pastikan Anda memanaskan area setidaknya 2,5 cm dari area tejadinya kebocoran agar sambungan tangki dapat menutup sempurna.

Jika badan tandon air sudah tertutup, Anda dapat mengujinya dengan menambahkan sedikit demi sedikit air ke tangki.

Bila kebocoran kembali terjadi, ulangi prosesnya sampai tidak ada lagi kebocoran yang keluar dari tangki air plastik Anda.

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengoleskan dempul atau epoksi. Caranya sangat mudah yakni mengoleskan bahan epoksi di sekitar area yang bocor.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik, Tandon Air Plastik atau Fiberglass?

Pastikan area yang bocor benar-benar tertutup oleh material epoksi. Kemudian, setelah mengering lakukanlah tes kebocoran dengan menambahkan lebih banyak air ke dalam tandon air.

Jika Anda tidak melihat air keluar dari celah, maka kebocoran tandon air sudah berhasil diatasi dengan baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+