Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indahnya Desain Hunian di Tepi Pantai Miami, Punya Kanopi Mirip Pohon Melayang

Kompas.com - 22/07/2022, 10:45 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Arsitek kawakan asal Jepang, Kengo Kuma dipercaya untuk mendasain bangunan residensial mewah di Miami, Amerika Serikat.

Proyek tersebut merupakan milik jaringan hotel ternama asal India, Aman, yang berlokasi di Collins Avenue, yang merupakan salah satu lokasi ikonik di Miami.

Proyek bernama Aman Miami Beach Residences tengah dikerjakan dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Canggih, Toilet Umum di Jepang Ini Dioperasikan dengan Suara

Bila rampung, hunian ini akan menawarkan sederet fasilitas mewah bagi para penghuninya serta pemandangan pantai yang menakjubkan.

Gedung ini nantinya memiliki 18 lantai serta unit rumah yang sangat terbatas yakni 23 unit hunian saja. 

Dirancang dengan gaya khas Art Deco Miami, seperti yang terdapat pada gedung-gedung lawas di Miami. Desain gedung ini juga menampilkan ciri khas rancangan Kengo Kuma yang penuh kelembutan dan detail.

Aman Miami Beach Residences yang dirancang oleh arsitek Jepang, Kengo KumaAman.com Aman Miami Beach Residences yang dirancang oleh arsitek Jepang, Kengo Kuma

Terlihat revolusioner namun tetap sederhana, Aman Miami Beach akan menyatukan kemewahan dan minimalis sehingga bisa menciptakan kebahagian bagi yang menatapnya.

“Aman Miami Beach Residences menampilkan eksekusi luar biasa dari rancangan minimalis snamun lembut melalui lantai bergelombang yang meruncing anggun ke arah atas, memungkinkan fasad dan bagian interior tetap berhubungan melalui gerakan dan cahaya,” ungkap rilis resmi dari Firma Arsitektur Kengo Kuma seperti dikutip dari Elite Traveler.

Lobi di Aman Miami Beach Residences menampilkan kanopi yang terlihat seperti pohon yang melayang. Bagian ini terbuat dari kisi-kisi kayu khusus. Aman.com Lobi di Aman Miami Beach Residences menampilkan kanopi yang terlihat seperti pohon yang melayang. Bagian ini terbuat dari kisi-kisi kayu khusus.

Baca juga: Ada Rumah Serba Transparan di Jepang, Seperti Apa Penampakannya?

Dikatakan, dalam bangunan ini juga banyak digunakan material-material yang terinspirasi dari Jepang, sehingga mampu mengaburkan batas antara eksternal dan internal.

Saat berjalan melalui pintu masuk utama, para penghuni akan disambut oleh kanopi kayu yang terfragmentasi dan dirancang secara parametrik sehingga terlihat seperti pohon yang tengah melayang.

Setiap ruang individu akan menampilkan perawatan dinding khusus, layar washi kertas Jepang, dan pencahayaan tidak langsung yang lembut dan terintegrasi sehingga memberikan pengalaman hidup yang berbeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+