Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/07/2022, 18:45 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Sektor apartemen di Indonesia sepertinya belum pulih sepenuhnya meskipun pandemi Covid-19 sudah mulai mereda.

Ini terbukti dengan kondisi penjualan di Surabaya di mana sejak Januari hingga Juni 2022, tercatat hanya ada 72 unit apartemen yang berhasil dijual.

Ini adalah angka penjualan unit apartemen yang paling rendah dalam sejarah penjualan apartemen di Surabaya.

Hal tersebut terungkap dalam Laporan Semi-Annual Colliers Indonesia tahun 2022 tentang kondisi apartemen di Kota Surabaya.

Baca juga: Sempitnya Durasi Waktu Insentif PPN Bikin Pasar Apartemen Lesu

Senior Manager Colliers Indonesia, Hern Rizal Gobi mengatakan meskipun bukan satu-satunya faktor, namun terjadinya Covid-19 gelombang ketiga awal tahun ini mempengaruhi pembelian apartemen.

Apalagi cukup banyak pembeli apartemen di Surabaya yang datang dari luar kota termasuk Jakarta atau kota lainnya di luar Jawa.

“Pengembang biasanya mendapatkan pembeli ketika mengadakan pameran dan acara di luar surabaya. Ketika terjadi Covid-19 gelombang ketiga, terjadi sejumlah pembatasan dan menyebabkan tersendatnya penjualan,” jelas Hern.

Lonjakan Covid-19 juga telah membatasi pelanggan potensial yang tidak bisa datang ke Surabaya untuk lokasi proyek kunjungan.

Selain itu, libur Idul Fitri juga menahan penjualan aktivitas, sehingga hampir tidak ada transaksi yang terjadi selama periode tersebut.

“Di bulan-bulan terakhir semester I 2022, terutama setelah Idul Fitri berakhir dan pembatasan dilonggarkan, minat beli apartemen sedikit tergerak ke atas,” tambah Hern.

Baca juga: Perhatikan, Segini Harga Terbaru Apartemen di Jakarta dan Surabaya

Ini karena peluang pelanggan datang ke lokasi proyek lebih besar terutama pengusaha dan pembeli yang datang beberapa kali karena merasa tertarik untuk membeli.

“Unit apartemen yang paling banyak dicari adalah tipe studio, yang memiliki satu kamar tidur. Ini
sesuai dengan permintaan calon penghuni,” tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+