Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan Apartemen di Surabaya Kembali Lesu, Dipicu Lonjakan Covid-19

Kompas.com - 26/07/2022, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu faktor yang memicu lambatnya penjualan apartemen di kawasan Surabaya adalah kembali melonjaknya kasus infeksi Covid-19.

Sempat mereda pada akhir tahun 2021, kasus Covid-19 kembali meningkat  pada awal tahun 2022 dengan munculnya varian Omicron.

Senior Manager Colliers Indonesia, Hern Rizal Gobi mengatakan meskipun bukan satu-satunya faktor, namun terjadinya Covid-19 gelombang ketiga awal tahun ini mempengaruhi pembelian apartemen.

Terlebih banyak pembeli apartemen di Surabaya yang datang dari luar daerah termasuk Jakarta atau kota lainnya di luar Jawa.

Baca juga: Ini Bedanya Apartemen Biasa dengan Apartemen Servis

Menurut Hern, para pengembang biasanya biasanya mendapatkan pembeli ketika mengadakan pameran dan acara di luar Surabaya.

“Ketika terjadi Covid-19 gelombang ketiga, terjadi sejumlah pembatasan. Hal itu membuat pelanggan potensial yang tidak bisa datang ke Surabaya untuk lokasi proyek kunjungan, ” jelas Hern dalam Laporan Semi-Annual tahun 2022 dari Colliers Indonesia.

Faktor lain yang mempengaruhi rendahnya penjualan apartemen adalah libur Idul Fitri. Ketika memasuki masa libur, hampir tidak ada transaksi jual beli apartemen yang terjadi.

“Di bulan-bulan terakhir semester I-2022, terutama setelah Idul Fitri berakhir dan pembatasan dilonggarkan, minat beli apartemen sedikit tergerak ke atas,” tambah Hern.

Kondisi pasar apartemen di Surabaya yang belum stabil sepertinya membuat para pengembang masih mengulur waktu untuk meresmikan proyek apartemennya. Ini terbukti dengan tidak adanya tambahan apartemen baru pada enam bulan pertama tahun 2022.

“Tidak ada proyek baru yang diselesaikan pada paruh pertama 2022, sehingga total pasokan apartemen masih sebanyak 53.725 unit,” terangnya.

Meskipun demikian, pada semester II tahun 2022 diharapkan akan ada pasokan sebanyak 341 unit baru bila apartemen dari Pakuwon Grup rampung dikerjakan.

Baca juga: Hingga 3 Tahun ke Depan, Pasokan Apartemen Servis Bertambah 1.862 Unit

Proyek tersebut juga akan menjadi proyek apartemen pertama yang dirilis sejak tahun 2020 silam.
Dari tahun 2022 hingga 2025 mendatang, Colliers memprediksikan sekitar 10.000 unit baru akan diselesaikan oleh pengembang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+