Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/09/2022, 06:00 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Pada Sabtu (24/09/2022) pukul 04.00 WIB, kecelakaan maut baru saja terjadi di ruas Jalan Tol Semarang-Solo Km 436+400 arah Semarang.

Dalam insiden yang melibatkan kendaran penumpang jenis ELF Minibus dengan Nomor Polisi N 7023 ZJ (KR1), dan Truk Fuso Tronton dengan Nomor Polisi BK 8407 SE (KR2) tersebut, tercatat 5 korban meninggal dunia.

Sementara itu, 7 korban lainnya menderita luka ringan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran Kabupaten Semarang.

Baca juga: Lima Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Ini Kronologinya

Jalan Tol Semarang-Solo sendiri merupakan salah satu ruas tol dengan nilai investasi besar yang pernah dibangun Indonesia.

Melintang sepanjang 72 kilometer, pembangunan jalan tol Semarang-Solo memiliki nili investasi sebesar Rp 7,304 Triliun. Jika dirata-rata maka pembangunan per kilometernya menghabiskan dana senilai Rp 100 miliar.

Jalan tol ini terbagi menjadi lima seksi, yakni Tembalang-Ungaran (seksi 1), Ungaran-Bawen (seksi 2), Bawen-Salatiga (seksi 3), Salatiga-Boyolali (seksi 4), dan Boyolali-Kartosuro (seksi 5).

Pembangunan tol ini telah berlangsung sejak awal tahun 2009 dan dimulai pada pembangunan seksi 1 Tembalang-Ungaran.

Sementara operasionalnya baru terjadi secara bertahap per seksi, di mana seluruhnya baru mulai beroperasi secara penuh pada Desember 2018.


Seperti dikutip dari arsip Kompas.com, Senin (14/8/2017) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan sebagian kecil pembiayaan tol Semarang-Solo mendapatkan dukungan APBN dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dalam hal ini PT Jasa Marga (persero) Tbk.

Misalnya ruas tol Bawen-Salatiga terdapat 2 kilometer yang mendapat dukungan pemerintah dalam rangka menaikkan Internal Rate of Return (IRR)-nya.

Baca juga: Cegah Aksi Fast And Furious, Tol Semarang-Solo Dipasangi 20 CCTV

"Kalau ruas Salatiga- Solo juga ada sekitar 3 kilometer yang dari APBN, berupa pembangunan jembatan," kata Basuki, saat ditemui pada Festival Jalan Tol (FJT) Jasa Marga yang digelar di ruas jalan tol Salatiga-Bawen, Minggu (13/8/2017) siang.

Dengan kehadiran jalan tol ini, jarak tempuh antara kota Semarang ke kota Solo bisa dipangkas menjadi 1,5 jam saja. 

Jalan tol ini juga dikenal dengan pemandangan alam yang indah disekitarnya, di mana Anda bisa menikmati pemandangan dari hamparan gunung Merbabu, gunung Ungaran, gunung Sindoro serta gunung Sumbing. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+