Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/10/2022, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertandingan sepakbola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan Malang berakhir tragis.

Dilaporkan, 127 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit akibat kerusuhan penonton.

Situasi makin tak terkendali ketika pihak keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribune\ penonton stadion utama Malang tersebut.

Dilansir dari Football Stadiums, Minggu (2/10/2022), Stadion Kanjuruhan mulai dibangun pada tahun 1997 hingga 2004.

Pembangunannya menghabiskan dana mencapai Rp 35 miliar dan menghasilkan stadion berkapasitas tampung 35.000-45.000 orang.

Baca juga: Sederet Fakta Stadion Indoor Baru di GBK, Bisa Tampung hingga 16.000 Penonton

Melansir laman Pusat Pengelolaan dan Informasi Stadion Kanjuruhan, stadion ini diresmikan oleh Mantan Presiden Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri pada 9 Juni 2004.

Pada awal tahun 2014, Stadion Kanjuruhan dilaporkan mengalami penambahan satu tribun, sehingga kapasitasnya bertambah dari 35.000-40.000 orang menjadi 45.000 orang.

Beralih ke fasilitas, Stadion Kanjuruhan memiliki lapangan sepak bola berstandar nasional yang dilengkapi dengan lintasan atletik.

Stadion ini dilengkapi dengan 28 unit toilet di tribun ekonomi dan 18 toilet di gedung stadion untuk memenuhi kebutuhan sanitasi.

Stadion Kanjuruhan juga dilengkapi dengan sistem lampu sorot berdaya 320 kilowatt. Kekuatan penerangannya rata-rata sebesar 1200 lux, sesuai standar FIFA.

Baca juga: Stadion Gelora Bandung Lautan Api Retak, Begini Solusi Mengatasinya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+