Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teratas Jateng, Warga di 5 Provinsi Ini Paling Sedikit Kontrak Rumah

Kompas.com - 02/01/2023, 16:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum semua masyarakat di Indonesia menempati rumah berstatus milik sendiri. Masih ada beberapa warga yang bertempat tinggal di rumah kontrakan.

Apabila merujuk wilayah, terdapat beberapa provinsi yang masyarakatnya banyak tinggal di rumah dengan status ngontrak.

Sebaliknya, ada pula provinsi dengan jumlah rumah tangga yang menempati rumah kontrakan paling sedikit di Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari dokumen Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Statistik Kesejahteraan Rakyat 2022.

Untuk diketahui, publikasi itu berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia.

Yakni 34 provinsi dengan jumlah sampel 345.000 rumah tangga yang tersebar di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Merujuk data persentase rumah tangga berdasarkan status kepemilikan bangunan tempat tinggal, sebanyak 80,16 persen rumah tangga menempati rumah milik sendiri.

Baca juga: Segini Rata-rata Biaya Kontrak Rumah Sebulan, Termahal di Jakarta

Kemudian, 9,08 persen masyarakat tinggal di rumah yang bebas sewa, serta 0,80 persen di rumah dinas atau lainnya.

Sementara untuk jumlah masyarakat yang menempati rumah dengan status sewa/kontrak tercatat sebanyak 9,96 persen.

Adapun berdasarkan wilayah, tiga provinsi yang masyarakatnya masih banyak kontrak rumah meliputi DKI Jakarta 30,94 persen, Kepulauan Riau 29,62 persen, dan Bali 24,06 persen.

Baca juga: Jakarta Terendah, Ini 5 Provinsi yang Warganya Banyak Tinggal di Rumah Milik Sendiri

Di sisi lain, terdapat lima provinsi yang masyarakatnya paling sedikit tinggal di rumah kontrakan. Berikut daftarnya:

  • Jawa Tengah 2,26 persen;
  • Sulawesi Barat 2,30 persen;
  • Sulawesi Utara 2,78 persen;
  • Lampung 3,80 persen;
  • Kalimantan Barat 4,78 persen.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+