Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/01/2023, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tercatat 8,68 persen rumah tangga di Indonesia memiliki rumah lain (selain yang sedang ditempati). Hal itu mencakup rumah tangga di perkotaan dan perdesaan.

Merujuk pada dokumen Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Indikator Perumahan dan Kesehatan Lingkungan 2022, persentase tersebut sama halnya dengan 9 dari 100 rumah tangga memiliki rumah lain selain yang ditempati.

Kepemilikan rumah di tempat lain merupakan aspek penting dalam pengukuran kebutuhan akan rumah atau biasa dikenal dengan istilah backlog perumahan.

Adapun rumah tangga yang dikatakan memiliki rumah lain apabila kepala rumah tangga/pasangannya/anaknya memiliki rumah di tempat lain yang siap ditempati, selain dari yang ditempati oleh rumah tangga tersebut saat pencacahan.

Baca juga: Teratas Jateng, Warga di 5 Provinsi Ini Paling Sedikit Kontrak Rumah

Dari data senilai 8,68 persen tersebut, terdapat beberapa provinsi dengan persentase tertinggi mengenai rumah tangga yang memiliki rumah lain selain yang ditempati.

Berikut daftar lima provinsi dengan persentase terbanyak:

  • Papua Barat 17,07 persen;
  • D.I. Yogyakarta 15,33 persen;
  • Kalimantan Utara 14,81 persen;
  • Kalimantan Timur 12,83 persen;
  • Bali 12,73 persen.

Sementara itu, jika dilihat dari tipe daerah, persentase rumah tangga di perkotaan yang memiliki rumah lain lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga di perdesaan.

Rumah tangga di perkotaan yang memiliki rumah lain tercatat 10,29 persen, sedangkan rumah tangga di perdesaan yang memiliki rumah lain 6,47 persen.

Perlu diketahui, publikasi BPS di atas berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia.

Mencakup 34 provinsi dengan ukuran sampel 345.000 rumah tangga yang tersebar di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+