Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/01/2023, 21:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Semua orang pasti menginginkan untuk memiliki rumah layak huni

Mengingat rumah yang layak huni bisa menunjang kenyamanan, keamanan, serta kesehatan penghuninya.

Sejauh ini terdapat sejumlah masyarakat di beberapa provinsi Indonesia yang sudah banyak menempati rumah layak huni.

Sebagaimana dikutip dari dokumen Badan Pusat Statistik (BPS) berjudul Indikator Perumahan dan Kesehatan Lingkungan 2022.

Publikasi itu berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 yang dilaksanakan di 34 provinsi dengan sampel 345.000 rumah tangga yang tersebar di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Perlu diketahui, klasifikasi rumah layak huni dilakukan dengan mempertimbangkan empat kriteria yang diwajibkan kelayakannya terpenuhi.

Baca juga: Warga Lima Provinsi Ini Paling Banyak Tinggal di Rumah Dinas

Pertama, ketahanan bangunan (durable housing) yaitu bahan bangunan atap, dinding, dan lantai rumah memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Bahan bangunan atap rumah terluas adalah beton, genteng, kayu/sirap, dan seng.
  • Bahan bangunan dinding rumah terluas adalah tembok, plesteran anyaman bambu/kawat, kayu/papan, dan batang kayu.
  • Bahan bangunan lantai rumah terluas adalah marmer/granit, keramik, parket/vinil/karpet, ubin/tegel/teraso, kayu/papan, dan semen/bata merah.

Kriteria kedua, kecukupan luas tempat tinggal (sufficient living space) yaitu luas lantai per kapita minimal 7,2 m2.

Ketiga, memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak. Dan terakhir, memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak.

Adapun pada tahun 2022, persentase rumah tangga yang menempati rumah layak huni sebesar 60,66 persen. Alias, 61 dari 100 rumah tangga menempati rumah layak huni.

Baca juga: Persentase Warga Tempati Rumah Layak Huni, Lima Provinsi Ini Terendah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+