Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/01/2023, 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga tengah membangun Flyover Sekip Ujung di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Minggu (8/1/2023), proyek ini dimulai pada bulan Juni 2022 dan ditargetkan rampung pada November 2023.

Sementara per November 2022, pekerjaan fisik flyover yang dilakukan oleh kontraktor PT Waskita-Kencana KSO dengan konsultan pengawas PT Disiplan Consultant KSO tersebut telah mencapai 25 persen.

Pekerjaan yang tengah dilakukan pada November tahun lalu yaitu pembangunan jalan frontage sebagai pengganti jalan yang terdampak pelaksanaan konstruksi.

Sebagai informasi, Flyover Sekip Ujung dibagun untuk mengurai kemacetan di Ruas Jalan Basuki Rahmad-Jalan R. Sukamto dan Ruas Jalan Amphibi-Jalan Angkatan 66, Kota Palembang.

Baca juga: Kini Dharmasraya di Sumbar Punya Dua Jembatan Baru

Pembangunan Flyover Sekip Ujung memiliki panjang penanganan 660 meter terdiri dari 180 meter (jembatan), 156 meter (oprit sisi Jalan Basuki Rahmad), dan 324 meter (oprit sisi Jalan R.Sukamto). Selain itu, pembangunan flyover dengan lebar jembatan 18,4 meter ini bersumber dari dana Surat Berharga Syariat Negara (SBSN) senilai Rp 152 miliar.

Direktur Pembangunan Jembatan, Ditjen Bina Marga, Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan, proyek ini memerhatikan aspek penghijauan guna memperindah bangunan.

"Agar infrastruktur tidak menjadi betonisasi jadi harus lebih green, teman-teman sudah mendesain agar di bawah flyover akan ditanami tanaman, soal tanaman sudah berpesan ke Sekretaris Daerah Provinsi Palembang agar dapat dibantu," kata Yudha saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi V DPR RI ke Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (10/11/2022).

Yudha menambahkan selain penghijauan, Flyover Sekip Ujung akan dilengkapi dengan ornamen motif songket untuk menunjukan ciri khas daerah.

"Untuk menunjukan ciri khas daerah nanti akan ditambahkan motif songket di dinding flyover," tambahnya. 

Ketua Tim Kunker Spesifik Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal menekankan agar segala kendala pembangunan dapat terselesaikan dengan baik.

"Tadi kita sudah dengar penjelasan dari Kementerian PUPR bahwasanya masih terdapat persoalan lahan yang belum bebas. Kami minta agar Kementerian PUPR dapat berkordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar pembebasan lahan ini cepat terselesaikan," ujar Iqbal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+