Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/01/2023, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak enam unit Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) sebagai hunian tetap (huntap) tahap II bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat terbangun.

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (16/1/2023), sisanya atau 54 unit sudah terinstal, 50 unit tertutup atap, 82 tertangani dan sudah siap proses pembangunannya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, saat ini proses pembangunan huntap tahap II untuk masyarakat Cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi sedang berlangsung.

"Kami targetkan sebanyak 151 unit huntap dengan teknologi rumah tahan gempa RISHA akan bisa dibangun di atas lahan 1,9 hektar yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah setempat,” terangnya.

Iwan menerangkan, pembangunan huntap tersebut akan terus dikebut agar bisa digunakan untuk relokasi masyarakat yang rumahnya rusak dan berada di jalur sesar aktif Cugenang.

Baca juga: 151 Huntap Tahap II Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

Pihaknya juga menunjuk kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya (Persero) dan Manajemen Konsultan PT Indah Karya (Persero) untuk melaksanakan pembangunan huntap tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Perumahan Kementerian PUPR M Hidayat juga melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan huntap tahap II di Kecamatan Mande, Jumat (13/1/2023).

Pembangunan huntap dilaksanakan dengan menggunakan teknologi rumah tahan gempa dengan metode RISHA di Desa Cipeujeuh, Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur di atas lahan 1,9 hektar.

Adpaun kondisi lokasi pembangunan RISHA tersebut sebanyak 40 persen merupakan lahan datar dan 60 persen lahan berkontur.

Rencananya, Kementerian PUPR juga akan melengkapi bangunan tersebut dengan sumur bor dan jaringan listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+