Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/02/2021, 13:00 WIB
Halo Prof

Konsultasi kesehatan tanpa antre dokter

Temukan jawaban pertanyaanmu di Kompas.com

KOMPAS.com - Keluarnya darah dari kemaluan wanita di luar waktu haid atau istihadhah sangat wajar untuk dikhawatirkan. Hal inilah yang membuat seorang pembaca Kompas.com bernama Irsyad H menanyakan kondisi istrinya ke Halo Prof!. Berikut pertanyaannya:

"Halo Prof, mohon maaf sebelumnya saya ingin menanyakan terkait darah istihadhah.

  1. Apakah istihadhah itu berbahaya, Dok?
  2. Apakah darah istihadhah pada umumnya keluar dengan deras atau biasa saja?
  3. Apabila deras bahkan lebih deras dari haid, kira-kira karena apa penyebabnya, Dok?
  4. Bagaimana cara penyembuhan ketika istri mengalami istihadhah?

Terima kasih atas perhatiannya, Dok."

Baca juga: Halo Prof! Keluar Darah seperti Haid Saat Olahraga, Apakah karena IUD?

Pertanyaan ini dijawab oleh dr. Muhammad Fadli, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pondok Indah – Pondok Indah. Berikut paparannya:

Halo Bapak Irsyad H, terima kasih atas pertanyaannya, ya.

Menstruasi dianggap normal apabila perdarahan uterus (rahim) terjadi setiap 21-35 hari dan tidak berlebihan. Durasi normal perdarahan menstruasi adalah antara 2-7 hari.

Perdarahan uterus abnormal atau sering disebut darah istihadhah terjadi apabila frekuensi atau kuantitas perdarahan uterus berbeda siklus dari yang disebutkan sebelumnya. Wanita juga bisa saja mengalami bercak atau perdarahan di antara periode menstruasinya. Perdarahan uterus yang tidak normal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Baca juga: Halo Prof! Mengapa Saya Sering Keluar Darah Haid Saat Olahraga?

International Federation of Obstetrics And Gynecology (FIGO) mengklasifikasikan etiologi yang mendasari perdarahan uterus abnormal dengan akronim PALM-COEIN. Bagian pertama, PALM, menjelaskan masalah struktural. Bagian kedua, COEI, menjelaskan masalah non-struktural. N berarti tidak diklasifikasikan atau tidak masuk kategori manapun.

P: Polyp (polip)
A: Adenomyosis (adenomiosis)
L: Leiomyoma (miom)
M: Malignancy (keganasan)
C: Coagulopathy (gangguan darah)
O: Ovulatory dysfuction (disfungsi ovulasi)
E: Endometrial (gangguan endometrium)
I: Latrogenik (latrogenik contohnya IUD, yaitu alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam organ kewanitaan
N: Not yet classified (tidak diklasifikasikan)

Berdasarkan gejala dan usia, beberapa pemeriksaan dapat dilakukan di klinik kebidanan dan kandungan terdekat. Sementara, pemeriksaan lainnya dapat dilakukan di rumah sakit atau pusat bedah:

  • Ultrasonografi (USG) — pemeriksaan menggunakan gelombang suara untuk memperlihatkan kondisi organ panggul
  • Histeroskopi — Teropong kecil dengan penerangan dimasukkan melalui vagina dan bagian depan leher rahim (serviks). Tindakan ini memungkinkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk melihat bagian dalam rahim.
  • Biopsi endometrium — Sampel endometrium diambil dan diperiksa di bawah mikroskop
  • Magnetic resonance imaging (MRI) — Pemeriksaan menggunakan medan magnet yang kuat dan gelombang suara untuk memperlihatkan gambar organ dalam
  • Computed tomography (CT) – Prosedur sinar-X untuk memperlihatkan organ dalam dan struktur dalam penampang

Baca juga: Kenali Ini 4 Gangguan Menstruasi dan Pengaruhnya pada Kesuburan Wanita

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+