Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
RS Pondok Indah Group

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya. Ketiga rumah sakit ini didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta mengadopsi teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan terdepan.

Tensi Darah Tinggi Saat Kehamilan, Berapa Lama Menyembuhkannya?

Kompas.com - 05/03/2022, 13:00 WIB
Halo Prof

Konsultasi kesehatan tanpa antre dokter

Temukan jawaban pertanyaanmu di Kompas.com

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Seorang pembaca Kompas.com bernama Mulia Seri Yeni, 36 tahun, dari Perak menanyakan mengenai kondisi hipertensi atau tensi darah tinggi yang dialaminya saat kehamilan. Berikut pertanyaannya:

"Pagi Dokter, tahun kemarin saya hamil tensi saya normal. Tapi pada waktu hamil 6 bulan, tensi saya tinggi, 160/115. Sampai saya lahiran pada bulan Oktober kemarin, tensi mencapai 200/150 dan bayinya tidak selamat.

Apakah ini bawaan hamil? Jika ya, butuh waktu berapa lama untuk sembuh, Dok? Sampai sekarang saya masih minum obat tensi, sudah mulai 154/99, terkadang 135/89. Terima kasih, Dokter. Mohon jawabannya."

Baca juga: Preeklamsia pada Ibu Hamil Seringkali Tak Bergejala, Kapan Harus Waspada dan Deteksi Dini?

Pertanyaan ini dijawab oleh dr. Bramundito, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pondok Indah – Pondok Indah. Berikut paparannya:

dr. Bramundito, Sp.OG
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan
RS Pondok Indah ? Pondok IndahRS Pondok Indah dr. Bramundito, Sp.OG Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah ? Pondok Indah

Halo Ibu Mulia, terima kasih atas pertanyaannya, ya.

Turut berduka yang mendalam atas peristiwa yang Ibu alami.

Setelah membaca cerita Ibu, kondisi yang Ibu alami adalah preeklamsia. Biasanya preeklamsia ditandai dengan munculnya hipertensi, kadar protein dalam urin meningkat, dan sering disertai dengan bengkak pada tungkai. Penyebab preeklamsia hingga saat ini tidak diketahui, tetapi berkaitan dengan proses kehamilan itu sendiri.

Apabila hal ini terjadi, maka harus ditangani secara khusus, dan pengobatan utamanya adalah melakukan terminasi kehamilan (melahirkan bayinya).

Baca juga: Apakah Tekanan Darah Tinggi Dapat Terjadi pada Anak Muda?

Mungkin Ibu memang ada hipertensi dan kemungkinan besar ada riwayat hipertensi pada keluarga. Hipertensi sendiri harus diobati secara teratur oleh dokter. Biasanya Ibu harus minum obat anti hipertensi secara berkala.

Untuk kehamilan berikutnya, ada kemungkinan Ibu dapat mengalami preeklamsia kembali. Kontrol lebih ketat dan ceritakan yang Ibu alami dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Ibu. Jangan lupa bawalah hasil-hasil laboratorium yang lama agar dokter dapat menganalisisnya dengan tepat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+